Strategi Marketing: Pengertian, Fungsi Dan Contohnya

Dalam duniausaha atau bisnis taktik atau lebih dikenal dengan strategi sangat mutlak diperlukan untuk menunjang kemajuan perkembangan perusahaan. Strategi-strategi tersebut juga mencakup banyak hal, salah satunya adalah strategi pemasaran produk yang disebut juga dengan strategi marketing.

Pengertian strategi marketing

Strategi marketing atau strategi pemasaran adalah usaha dalam mengarahkan serta menciptkan suatu standart tertentu yang dilakukan oleh perusahaan dan ditunjukkan dalam kehidupan masyarakat. Strategi marketing dilakukan dengan mengubah standart lama atau membentuk standart baru yang sebelumnya belum ada.

Dalam membuat rancangan strategi marketing sendiri adalah hal mutlak yang harus dilakukan oleh perusahaan. Sebab strategi ini menjadi hal penentu dari nilai ekonomi perusahaan tersebut. Baik itu nilai dari harga jasa maupun barang yang dijual. Adapun beberapa faktor yang digunakan untuk menetapkan harga dalam strategi marketing antara lain Bersadarkan:

  • Biaya produksi
  • Profit
  • Competitor
  • Jumlah permintaan
Baca Juga : Inilah Bisnis yang Dapat Dirintis Sejak Remaja

Fungsi strategi marketing

  1. Merumuskan goal atau tujuan dari perusahaan yang akan dicapai

Dengan bantuan strategi marketing para pebisnis atau wirausahawan dapat terbantu untuk bisa merumuskan secara detail tujuan apa yang akan perusahaan capai. Baik itu tujuan dalam jangka waktu panjang maupun tujuan dalam jangka waktu pendek. Tanpa adanya tujuan yang jelas maka perusahaan tentu saja akan statis atau tidak akan berkembang.

Oleh karena arena itulah maka diperlukan ketetapan gol di awal yang jelas. Tujuan yang ingin dicapai bisa berupa  target penjualan atau pemasukan hingga memperluas pangsa pasar yang ingin dikuasai. Jika tujuan dapat tercapai dengan jelas maka hal tersebut akan meningkatkan nilai ekonomi yang bisa diperoleh dari perusahaan.

  • Meningkatkan motivasi untuk berpikir lebih jauh ke depan

Untuk menjaga ritme serta kelangsungan perusahaan maka berpikir out of the box memang sangat diperlukan. Sesekali kamu jangan terus mengikuti ritme pasar yang sudah biasa namun cobalah untuk mengambil gebrakan  dengan  ide-ide yang baru.

Setiap perubahan yang maju tentu memiliki devisi khusus untuk bagian riset serta pengembangan produk. Tujuannya adalah untuk memahami apa kebutuhan konsumen sehingga dapat diketahui inovasi produk  baru apa yang cocok diluncurkan. Terkadang konsumen sendiri juga tidak tahu apa yang sedang mereka butuhkan. Oleh sebab itulah perusahaan perlu menangkap apa saja yang sebenarnya dibutuhkan oleh konsumen.

Misalnya saja inovasi di sektor teknologi smartphone.  Pada dasarnya setiap orang tidak butuh  mengganti ponsel mereka setiap tahun. Namun dengan strategi pemasaran yang tepat perusahaan bisa meyakinkan dan memaksa konsumen bahwa mereka membutuhkan ponsel yang lebih canggih ih dengan membeli  yang baru.

  • Koordinasi si pemasaran yang lebih terarah dan efektif

Apapun hal jika tidak memiliki strategi ataupun tujuan yang pasti maka tidak akan berjalan dengan lancar. Demikian halnya dengan strategi marketing  yang jelas akan membuat koordinasi tim perusahaan menjadi lebih terarah dan mendapatkan hasil yang baik. Di sini diperlukan ilmu manajemen pemasaran yang tepat agar perusahaan bisa membuat koordinasi dari setiap devisi guna menunjang penjualan produk.

Percuma saja jika tingkat permintaan konsumen tinggi namun tidak diimbangi dengan kekuatan produksi barang-barang baru. Oleh sebab itulah perlu adanya peningkatan koordinasi pada tiap divisi terlebih pada bagian pemasaran dan produksi agar bisa melayani  dan memenuhi kebutuhan konsumen dengan baik.

  • Pengawasan kegiatan pemasaran lebih efektif dengan standar prestasi kerja

Dalam hal pemasaran  setiap tim tentu perlu diawasi untuk meningkatkan mutu itu dan juga kualitas. Tidak adanya pengawasan yang tegas dan jelas bisa saja memunculkan potensi dari setiap anggota. Agar karyawan lebih termotivasi untuk semangat kamu bisa memberikan reward, jika mereka berhasil mencapai atau melebihi target penjualan. Karena itulah tidak heran jika banyak karyawan divisi marketing sering mendapatkan bonus saat berhasil mendapatkan klien yang banyak.

Contoh strategi marketing di era modern

Saat akan menjalankan strategi marketing, setiap perusahaan perlu membuat marketing plan atau perencanaan marketing. Strategi marketing adalah tujuan yang ingin dicapai, sedangkan marketing plan  merupakan rancangan tindakan yang disusun dan dilakukan untuk bisa mencapai tujuan yang telah dirumuskan dalam strategi marketing.

Setelah mengetahui definisi serta fungsi terkait dengan strategi marketing, maka selanjutnya kamu  juga perlu mengetahui tentang contoh-contoh penerapan dari strategi marketing tersebut. Berikut ini beberapa model strategi marketing yang banyak digunakan oleh perusahaan di era modern seperti  sekarang.

  1. Memanfaatkan internet
    Contoh strategi marketing yang pertama adalah perusahaan dapat memanfaatkan internet sebagai media utama dalam melakukan promosi produk kepada para calon pelanggan. Adapun manfaat yang bisa diperoleh perusahaan dengan menggunakan internet sebagai salah satu strategi marketing adalah:
    – Target pasar yang dicapai lebih spesifik karena dapat menjangkau semua lini
    – Efisiensi waktu karena tidak perlu terjun ke lapangan langsung
    – Bisa dilakukan secara remote atau jarak jauh
    – Biaya  investasi yang jauh lebih murah dibandingkan dengan sistem marketing offline
    – Data yang diperoleh lebih mudah dipahami secara mendetail
    – Iklan bisa tayang 24 jam nonstop dan jangkauannya juga lebih luas.
  2. Memperluas network atau hubungan dengan para pelanggan
    Salah satu strategi marketing yang telah terbukti ampuh dalam menjaring banyak konsumen adalah menjaga hubungan atau networking. Ini merupakan salah satu kunci keberhasilan dari perusahaan Apple dalam merilis produknya yakni menjaga ekosistem yang telah tumbuh di dalamnya.

    Ekosistem inilah yang kemudian sulit untuk ditinggalkan para konsumen Apple. Oleh sebab itu buatlah jaringan yang kuat antara perusahaan dengan konsumen. Hal ini penting dilakukan agar para konsumen  selalu loyal dengan produk-produk yang dikeluarkan oleh perusahaan nantinya. Jika konsumen sudah percaya, maka sudah pasti mereka lebih memilih produk perusahaan kamu dibandingkan dengan lainnya.
  3. Partnership atau melakukan kerjasama
    Strategi marketing di era modern selanjutnya dapat dilakukan yakni melalui kerjasama dengan beberapa pihak untuk melakukan promosi. Biasanya kerjasama tersebut dilakukan dengan public figure seperti artis, selebgram, youtuber, influencer dan lain sebagainya. Dengan menggandenng para public figure, diharappkan mereka dapat mempromosikan produk perusahaan ke khalayak ramai. Public figure biasanya memiliki follower yang banyak, sehingga besar kemungkinan promosi yang dilakukan berhasil. Perusahaan juga bisa menjadi sponsor dalam sebuah acara sehingga lewat acara  konsumen lebih mengetahui produk dari perusahaan secara mudah
  4. Karyawan
    Karyawan merupakan salah satu aset penting dalam sebuah perusahaan. Dalam strategi marketing sendiri bisa dilakukan dengan melibatkan karyawan untuk melakukan promosi agar lebih maksimal. Salah satu contohnya seperti menggunakan akun sosial media mereka seperti LINE, Whatsapp Instagram Facebook dan lainnya.

    Kamu juga bisa memberikan hadiah bagi karyawan yang memiliki kontribusi besar dalam penjualan produk di perusahaan. Hal ini tentu akan semakin meningkatkan motivasi karyawan untuk  bisa bekerja lebih giat lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.