4 Tips Membuat Rencana Pemasaran untuk Usaha Kecil Anda, audiens, Tujuan bisnis, Marketing Plan

Dalam Tujuan Bisnis dan mendapatkan Audiens, Anda tentu memerlukan banyak sumber referensi yang dapat membantu Anda untuk menentukan jumlah budget marketing dan Rencana Pemasaran untuk bisnis Anda. Budget marketing sendiri dapat berubah seiring dengan telah berjalannya bisnis Anda. Namun, bagaimana pun juga dalam berbisnis perlu adanya Rencana Pemasaran (Marketing Plan).

Rencana Pemasaran adalah bentuk dari proses manajemen yang mengarah pada strategi pemasaran dimana tujuan utamanya yaitu untuk mencapai tujuan pemasaran sehingga marketing plan dilakukan pada serangkaian proses yang sistematis dan melalui koordinasi untuk mendapatkan keputusan rencana pemasaran.

1. Ketahui tujuan bisnis Anda

Tujuan bisnis yang paling utama tentunya adalah untuk memperoleh laba, Rencana Pemasaran dan keuntungan. Tujuan bisnis ini bisa diperoleh dengan cara memproduksi barang serta juga jasa yang dibutuhkan oleh konsumen.

Apapun jenisnya, tujuan bisnis biasanya tetap akan berorientasi pada profit. Namun, bukan berarti bisnis tidak memiliki tujuan lain. Berikut beberapa tujuan bisnis lainnya:

  • Menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
  • Meningkatkan kesejahteraan pemilik bisnis dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.
  • Menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat umum.
  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara umum.
  • Menunjukkan prestise dan kinerja.
  • Menunjukkan eksistensi sebuah perusahaan dalam jangka panjang.
  • Untuk memperoleh keuntungan dari kegiatan bisnis.
  • Untuk pengadaan barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Sedangkan menurut Sternberg, tujuan bisnis adalah melipat gandakan nilai-nilai ekonomis atau keuntungan pemilik perusahaan melalui penjualan barang atau jasa. Sederhanya, tujuan bisnis adalah melipatgandakan keuntungan pemilik bisnis dengan penjualan barang atau jasa.

Jelaskan dalam benak Anda tujuan pribadi yang Anda tetapkan sebagai resolusi tahun baru dan tujuan bisnis memiliki tujuan yang berbeda tetapi mereka memiliki proses penetapan tujuan yang serupa.

Formula dan strategi yang bekerja untuk tujuan bisnis juga bekerja untuk tujuan pribadi, satu-satunya perbedaan adalah strategi yang Anda gunakan untuk mencapai tujuan bisnis Anda akan memberi Anda kesuksesan yang lebih cerah dengan mencapai tujuan pribadi.

Tujuan memberi bisnis kerangka kerja terstruktur. Ini mengarahkan perusahaan ke arah yang benar dan membantu perusahaan untuk memahami apakah perusahaan itu berhasil atau tidak.

Karena itu tujuan harus ada dalam setiap rencana bisnis. Tujuan adalah batu loncatan ke tujuan akhir bisnis Anda.

Baca Juga : 10 Fungsi Pemasaran yang Menguntungkan dan Tips Suksesnya!

2. Identifikasi audiens target Anda dan kebutuhan mereka

Target pasar yang telah dibidik adalah juga target audiens ketika melakukan kampanye pemasaran lewat media sosial.

Karena itu, jenis media sosial yang dipilih untuk digunakan, jenis konten yang diproduksi dan didistribusikan, dan cara beriklan melalui media sosial harus sesuai dengan selera dan perilaku target audiens.

Misalnya, pada contoh brand fashion yang sama di atas, berdasarkan data riset pasar diketahui bahwa mayoritas target pasarnya menggunakan media sosial Facebook dan Instagram sebagai sumber informasi dan hiburan, maka tentunya Facebook dan Instagram tepat sekali dipilih untuk digunakan dalam kampanye pemasarannya.

Sesuaikan jenis konten dengan kebutuhan dan selera target audiens Disadari atau tidak, jenis konten akan secara otomatis menentukan audiens setianya. Di tengah membanjirnya konten di media sosial setiap hari, audiens pasti akan memilih beberapa Facebook Page dan akun Instagram saja untuk diikutinya dalam jangka waktu lama. Pemilihan Facebook Page dan akun Instagram yang diikuti oleh audiens tentunya berdasarkan selera, kebutuhan, dan keinginan masing-masing.

Masih pada contoh brand fashion yang sama seperti di atas, berdasarkan data hasil riset pasar diketahui bahwa target audiensnya memiliki ketertarikan pada topik – topik informasi dan hiburan yang berhubungan dengan motivasi dan pengembangan diri. Maka, brand harus memproduksi konten-konten, baik berupa artikel, foto atau gambar 2 dimensi, dan video yang sesuai dengan topik-topik tersebut, kemudian mendistribusikannya secara organik dan dengan beriklan di akun Facebook dan Instagram resmi brand tersebut.

Sebagai alternatif, brand juga bisa melakukan kolaborasi dengan para pemilik akun Facebook Page dan Instagram yang memang sudah menyajikan konten sesuai topik-topik tersebut dan memiliki basis pengikut asli yang cukup banyak.

3. Tentukan saluran mana yang akan digunakan dan berapa banyak waktu dan uang yang harus Anda keluarkan untuk masing-masing saluran

Saluran pemasaran atau marketing channels adalah orang, organisasi, dan kegiatan yang diperlukan untuk mengalihkan kepemilikan barang dari titik produksi ke titik konsumsi. Ini adalah cara agar produk sampai ke pengguna akhir, konsumen; dan juga dikenal sebagai saluran distribusi. Saluran pemasaran juga alat yang berguna untuk manajemen, dan sangat penting untuk menciptakan strategi pemasaran yang efektif dan terencana dengan baik.

Saluran distribusi bisa digunakan oleh perusahaan agar tingkat produksi produknya bisa sampai ke pelanggan atau pembeli dengan baik. Bahkan, saluran distribusi juga sangat berguna untuk menjalankan kegiatan bisnis, seperti pada perusahaan dagang, perusahaan manufaktur, retail, dan lain sebagainya.

Pengertian saluran distribusi secara umum adalah suatu jalur pemasaran yang akan ditentukan oleh pihak perusahaan dalam mendistribusikan ataupun memberikan pelayanan terkait barang kepada pelanggannya.

Adanya tujuan dari saluran distribusi ini adalah agar mampu memudahkan perusahaan dalam menyalurkan barang tersebut, sehingga nantinya barang yang diproduksi tersebut tidak akan menumpuk di gudang dan bisa mengakibatkan kadaluarsa atau rusak.

Baca Juga : Rekomendasi Bisnis Online Tanpa Modal Paling Menguntungkan

4. Ukur kemajuan Anda

Jika Anda benar – benar ingin tampil di tingkat atas dalam bidang apa pun dalam hidup Anda, Anda perlu target tertulis dan perlu mengukur kemajuan terhadap target tersebut.

Dikatakan bahwa apa yang diukur akan dilakukan. Ini bukan konsep yang menghancurkan bumi. Tantang diri Anda untuk mengambil satu atau lebih bidang kehidupan atau bisnis Anda yang dapat menggunakan peningkatan, dan cari tahu pengukuran apa yang penting bagi Anda. Jika Anda ingin meningkatkan kesehatan Anda, mungkin Anda akan mengukur BMI, tekanan darah atau ukuran pinggang Anda. Keterampilan kepemimpinan dapat diukur dengan seberapa baik Anda merencanakan, memprioritaskan, atau menempatkan tim Anda secara strategis. Jika Anda ingin meningkatkan keuangan Anda, Anda dapat memeriksa saldo bank, lembar kerja investasi atau faktor penentu keberhasilan penting lainnya.

Luangkan beberapa menit dan catat di mana Anda berada dan di mana Anda ingin berada. Membuat visual untuk memandu kursus Anda bisa menjadi lebih efektif. Kemudian libatkan tim Anda dan keluarga Anda untuk membantu sampai ke sana. Lihat sendiri berapa banyak pengukuran yang penting saat Anda bekerja untuk tujuan pribadi dan profesional Anda untuk 2016. Anda akan senang melakukannya.

Sekian yang bisa di sampaikan yaitu 4 Tips Membuat Rencana Pemasaran untuk Usaha Kecil Anda, segera pahami dan praktekan jika anda ingin mencobanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.