6 Cara Memasarkan Produk ke Luar Negeri dengan Sangat Mudah

Salah satu tuntutan yang dihadapi pebisnis adalah bagaimana bisa mengembangkan bisnisnya ke pasar internasional. Untuk itu pebisnis harus tahu cara memasarkan produk ke luar negeri.

Maka dengan demikian, bisnis Anda dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Memang tidak mudah, namun cara memasarkan produk lokal ke luar negeri ini akan sangat membantu Anda untuk memulai.

Bagaimana Caranya Memulai Memasarkan Produk ke Luar Negeri?

Sebelum memutuskan dan menentukan strategi pemasaran produk ke luar negeri, ada resiko yang harus diperhatikan. Di mana risiko tersebut mungkin akan terjadi di awal atau bahkan saat bisnis internasional kamu sudah berjalan. 

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Online

Berikut beberapa resiko saat memasuki pasar Internasional:

  1. Resiko Pembayaran

Pembayaran merupakan masalah yang paling penting dalam dunia usaha, apalagi ketika sudah dapat menjangkau hingga mancanegara. Sebagai pebisnis pastinya kamu mengharapkan proses pembayaran yang berjalan lancar, bukan?

Oleh karena itu, sebaiknya hindarilah sistem pembayaran secara tunai di pasar internasional karena cukup berisiko. Selain itu, sistem pembayaran tunai juga sulit diberlakukan mengingat perbedaan Negara antara kamu dengan importer.

Namun jangan khawatir, karena kamu bisa menggunakan LC untuk mengatasi masalah pembayaran.

  1. Kurangnya Kualitas SDM

Terbentuknya suatu produk tentu tidak bisa terlepas dari yang namanya proses produksi. Keterlibatan sumber daya manusia dalam suatu proses produksi bukan hanya dinilai dari banyaknya tetapi juga kualitas yang dihasilkan.

Apabila kualitas sumber daya manusia kurang atau bahkan rendah, maka akan mempengaruhi kualitas produk itu sendiri.

Hasilnya, kualitas akan menjadi kalah saing dari negara eksportir lainnya.

  1. Perbedaan Kurs dan Nilai Mata Uang

Risiko lain yang perlu kamu pertimbangkan adalah adanya perbedaan mata uang di setiap negara. Nilai mata uang rupiah dengan nilai mata uang negara tujuan ekspor mungkin saja memiliki selisih yang tinggi.

Maka dari itu pihak eksportir juga harus menyesuaikan nominal pembayaran. Sebaiknya, buat kesepakatan penggunaan mata uang yang bisa diterima kedua belah pihak untuk menghindari risiko tersebut.

  1. Kebijakan Impor Suatu Negara

Sebelum mengetahui bagaimana cara berjualan ke luar negeri, kamu juga harus tahu kebijakan dari negara tujuan. Karena setiap negara memiliki kebijakan tersendiri dalam melindungi produk lokalnya dari produk impor.

Tujuannya sederhana. Negara ingin agar produk lokal tetap menjadi yang paling unggul di mata masyarakatnya.

  1. Adanya Kegagalan Pengiriman

Kegagalan dalam pengiriman barang mungkin saja terjadi, tak hanya di dalam negeri namun juga luar negeri. Penyebabnya bisa dari masalah pengemasan, kondisi alam saat pengiriman atau kondisi barang yang tidak sesuai pesanan.

Beberapa risiko di atas, mungkin akan kamu temui ketika memasarkan produk ke luar negeri. Namun jangan khawatir, karena ada beberapa cara memasarkan produk Indonesia ke luar negeri dengan sangat mudah.

Baca Juga : Bagaimana Mempersiapkan Bisnis Anda untuk Pandemi Covid

6 Cara Mudah Memasarkan Produk ke Luar Negeri

Berikut 6 cara yang bisa kamu lakukan untuk memperkenalkan produk ke luar negeri:

  1. Mempekerjakan Fluent Speaker

Ketika kamu memutuskan untuk memasarkan produk ke luar negeri, kefasihan berbahasa merupakan kunci utama dari semuanya. Apabila kamu tidak memiliki satu orang pun dalam tim, maka miliki seorang fluent speaker.

Ini wajib sebagai cara memperkenalkan produk ke luar negeri. Karena jika tidak, sebaiknya urungkan niat kamu untuk menjaring audiens secara global.

  1. Pilih Negara Tujuan

Selanjutnya adalah memilih beberapa negara sebagai target pasar potensial. Cobalah untuk fokus dengan mempelajari perbedaan budayanya hingga perilaku calon pembeli dari beberapa negara tersebut.

Dengan demikian, maka kamu akan memahami apakah negara tersebut bisa menjadi tempat penjualan produk.

  1. Menjalin Kerjasama dengan Perusahaan Asing

Dalam pemasaran produk, kualitas adalah faktor penting, terutama jika ingin menjangkau pasar luar negeri. Saat produk kamu benar-benar berkualitas dan negara tujuan mengakuinya, mudah bagi kamu menjalin kerjasama.

Karena saat kamu bisa bekerjasama dengan perusahaan asing, ini lompatan besar bagi bisnis kamu.

  1. Sesuaikan Kesejahteraan Ekonomi Negara

Untuk mendapatkan target pasar yang tepat, sebaiknya tentukan dulu kelas pembeli yang kamu kehendaki untuk menjual produk. Seperti masyarakat kelas atas, menengah, atau bawah.

Karena produk distribusi akan memiliki titik harga serta ekspektasi kualitas yang berbeda-beda.

  1. Kenali Produk Pesaing

Untuk mengetahui bagaimana cara memasarkan produk ke luar negeri dengan mudah, kamu juga harus tahu produk pesaing.

Cobalah untuk mengirim produk kepada negara dengan kepadatan pesaing.

Lalu perhatikan apakah industri di negara tersebut bisa menguntungkan atau malah merugikan?

Dengan cara tersebut, kamu juga bisa mendapatkan riset dan tahu bagaimana perusahaan lokal di luar negeri beserta bisnis Internasionalnya.

  1. Memanfaatkan Internet Sebagai Media Pemasaran

Sekarang adalah cara memasarkan produk ke luar negeri dengan internet. Kenapa internet? Karena kini pemasaran secara online jauh lebih diminati daripada secara offline.

Beberapa fasilitas internet yang efektif untuk memasarkan produk ke luar negeri, antara lain :

  • Facebook Ads
  • Google Ads
  • Email Marketing
  • Inbound Marketing
  • Website Multibahasa
  • Marketplace International

Internet adalah cara yang paling efisien untuk memperkenalkan produk kamu ke pasar internasional. Cara ini tergolong lebih mudah daripada pemasaran secara offline.

Baca Juga : Inilah Bisnis yang Dapat Dirintis Sejak Remaja

Contoh Perusahaan Lokal yang Berhasil Memperluas Pemasaran Internasional

Sebagai inspirasi, berikut merupakan beberapa contoh perusahaan yang telah berhasil merambah ke pasar internasional:

  1. Sido Muncul

Awalnya, Sido Muncul merupakan industri jamu rumahan yang berdiri pada tahun 1951 di Semarang. Kini, produknya yang telah mencapai lebih dari 250 jenis produk yang berhasil menembus pasar ASEAN.

Seperti Hongkong, Australia, Eropa, Afrika, bahkan Timur Tengah.

  1. Indomie

Siapa yang tak kenal Indomie? Tak hanya di negeri sendiri, produk mie instan yang terjangkau oleh semua kalangan ini ternyata juga bisa diterima oleh penduduk dunia.

Sedikitnya, ada 80 negara di berbagai benua yang telah menjual produk Indomie.

  1. Mayora

Mayora adalah perusahaan yang dikenal sebagai produsen Biskuit Malkist, Permen Kopiko, dan Sereal Energen. Hingga saat ini, perusahaan yang dibentuk pada tahun 1982 tersebut telah berhasil melakukan bisnis ekspor.

Berawal dari ekspor ke negara-negara ASEAN hingga masuk pasar ekspor Amerika Latin.

  1. Semen Indonesia

Sebagai salah satu perusahaan BUMN, Perusahaan Semen Indonesia telah berstatus Multinational Corporation karena telah berhasil mengakuisisi perusahaan asing.

Sampai saat ini, sasaran perusahaan Semen Indonesia sudah cukup luas, terutama  di negara-negara ASEAN dan Asia Selatan.

  1. Polygon

Masih banyak yang mengira jika Polygon adalah perusahaan asing yang sempat menguasai penjualan sepeda di Indonesia.

Faktanya, Polygon memulai produksinya di Kota Sidoarjo – Jawa Timur yang kini produknya tersebar di 62 negara di seluruh dunia.

Demikian pembahasan beberapa cara memasarkan produk ke luar negeri dengan sangat mudah. Jadi, supaya bisnis kamu semakin berkembang, ketahui dulu kemungkinan buruk yang bisa terjadi dan temukan solusinya.

Selamat berbisnis!

Leave a Reply

Your email address will not be published.