Macam-Macam Contoh Media Pemasaran Online dan Konvensional

Media pemasaran merupakan teknik yang sering digunakan dalam sebuah bisnis. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan pendapatan.

Supaya lebih jelas ketahui  pengertian media pemasaran beserta contohnya di bawah ini.

Pengertian Media pemasaran

Baca Juga : Pengertian Pemasaran 10 Contoh Pemasaran Produk Terbaik yang Bikin Produk Dikenal

Media pemasaran adalah perangkat atau sarana yang digunakan untuk memperkenalkan produk atau jasa. Saat ini, ada banyak media yang bisa digunakan untuk langsung mengenalkan produk atau jasa kepada pelanggan.

Strategi tersebut bisa melalui pemasaran konvensional maupun melalui pemasaran secara online.

Apakah keduanya berbeda?

Iya meski tujuannya sama.

Bagi Anda yang tertarik dengan dunia pemasaran, Anda harus memahami keduanya dengan baik. Supaya Anda tahu, strategi seperti apa yang harus Anda ciptakan untuk mencapai audiens yang lebih besar.

Media pemasaran konvensional adalah yang tidak bergantung pada jaringan internet. Media ini meliputi media cetak, broadcast, dan media luar ruangan.

Untuk tahu lebih jauh, tentang beberapa media tersebut, baca uraian di bawah.

Sementara media pemasaran online adalah metode pengenalan produk melalui berbagai saluran. Bisa melalui berbagai jenis media sosial atau saluran berbasis web.

Seperti email, pengoptimalan mesin pencari, iklan bergambar dan yang lainnya.

Untuk lebih jelas, ketahui apa saja contoh media pemasaran yang biasa digunakan.

Macam-Macam Contoh Media Pemasaran

Baca Juga : Strategi Branding di Medsos

Berikut macam-macam contohnya:

  1. Media Broadcast

Media broadcast sampai saat ini masih menguasai pangsa iklan terbesar secara nasional. Meskipun pada kenyataannya, orang lebih banyak menonton dan mendengar dari seluler mereka.

Namun dengan menggunakan media audio dan visual untuk beriklan merek Anda akan lebih kuat dan pangsa pasar lebih besar. Itu artinya, Anda juga harus bersiap dengan meningkatkan penjualan yang akan segera terjadi.

Berikut contoh media broadcast untuk pemasaran yang efektif:

  • Televisi

Media broadcast paling populer untuk pemasaran produk atau jasa yaitu televisi. Televisi memberikan efek video yang sangat kuat untuk menarik minat para penontonnya.

Namun memanfaatkan televisi sebagai media pemasaran memang tergolong cukup mahal. Maka dari itu, Anda diharuskan untuk dapat menghasilkan iklan yang hebat dan dapat membius penonton dari awal pembukaan.

Tentu ini bukan tugas yang sederhana, tapi jika Anda sukses, hasilnya tidak akan mengecewakan. Karena televisi bisa membuat merek Anda berada di garis terdepan dalam benak para pelanggan Anda.

Terlebih lagi jika Anda berhasil menayangkan iklan Anda di tengah acara terfavorit.

  • Radio

Iklan melalui radio sampai saat ini masih menjadi pilihan yang sangat menarik. Bahkan tidak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri atau di negara maju seperti Amerika Serikat.

Hampir lebih sederhana dari iklan televisi. Di mana Anda hanya perlu mengandalkan imajinasi pendengar supaya tertarik dengan apa yang Anda tawarkan.

Maka dari itu, buatlah pernyataan yang bagus dan semenarik mungkin untuk menghipnotis audiens. Namun sebelum itu, tentukan target audiens Anda terlebih dahulu dan dapatkan waktu iklan yang sesuai.

  1. Media Digital

Media pemasaran digital adalah segala bentuk pemasaran yang menggunakan media internet atau perangkat elektronik.

Contohnya:

  • Pemasaran Konten

Merupakan jenis pemasaran digital yang berfokus pada pembuatan konten dengan target audiens yang tepat. Tujuannya, untuk membuat audiens melakukan suatu tindakan yang menguntungkan.

Untuk itu kenapa pemasaran konten harus relevan, berkualitas, dan bermanfaat. Idealnya, informasi yang didapat audiens berharga dan pendistribusian konten juga harus konsisten.

Contohnya: Posting blog, ebook, studi kasus, atau podcast.

  • Pemasaran Media Sosial

Pemasaran media sosial adalah cara memanfaatkan platform media sosial untuk terhubung dengan audiens dan membangun merek. Caranya dengan menarik perhatian orang melalui informasi berharga yang dibagikan.

Contohnya seperti Twitter, Youtube, dan Instagram sebagai alat online yang tergolong cukup efektif. Contoh lainnya yaitu Facebook, Linkedin, Snapchat, Pinterest, dan Whatsapp.

Alat manajemen dari media sosial tersebut akan membantu sebuah bisnis untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Caranya dengan melibatkan konten yang hebat serta pengikut dan bagaimana Anda menjalankan iklan di media sosial.

Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan lalu lintas ke situs web dan memicu timbulnya diskusi di bagian komentar.

  • Pemasaran Afiliasi

Suatu bentuk pemasaran yang mana seseorang bermitra dengan bisnis Anda untuk mendapatkan komisi. Orang yang tergabung dalam program afiliasi Anda akan memasang sebuah tautan di tempat yang mereka inginkan.

Tautan tersebut nantinya mengarah pada produk dan memudahkan adanya kegiatan transaksi.

Hampir sama dengan strategi pemasaran konten yang menulis artikel dengan topik tertentu serta menyertakan tautan afiliasi.

Bahkan yang tergabung dalam program afiliasi Anda, juga bisa berpromosi melalui berbagai media sosial dan yang lainnya.

  • Pemasaran Email

Contoh media pemasaran online selanjutnya yaitu pemasaran melalui email.

Baca Juga : Strategi Marketing: Pengertian, Fungsi Dan Contohnya

Pemasaran email dilakukan untuk membangun sebuah hubungan yang erat dengan pelanggan. Karena biasa disebut juga dengan pemasaran pesan instan.

Sebuah sistem promosi secara langsung untuk mendorong interaksi pelanggan terhadap merek Anda.

Bagian terbaiknya, Anda bisa memulai percakapan bermakna untuk menerima pendapat pembaca tentang email Anda.

Namun dalam pemasaran email, beberapa strategi tidak bisa Anda lewatkan begitu saja. Mulai dari seberapa menarik konten yang Anda buat sampai waktu pengiriman yang tepat.

Untuk itu Anda juga harus tahu bagaimana strategi penangkapan prospek untuk dapat mengubah pengunjung menjadi pelanggan.

  1. Media Cetak

Merupakan media pemasaran offline atau media pemasaran tradisional yang masih sangat efektif sampai sekarang.

Meskipun di era yang serba digital, beriklan melalui media cetak terbukti tetap dapat menjangkau pelanggan potensial. Bahkan dengan cara yang tidak bisa dilakukan dalam pemasaran digital.

Melalui media cetak, Anda dapat menampilkan merek dan produk Anda dalam berbagai format yang menarik.

Berikut beberapa jenis iklan cetak sebagai media pemasaran yang kuat:

  • Spanduk
  • Jurnal
  • Banner
  • Baliho
  • Brosur
  • Booklet
  • Flyer
  • Katalog
  • Majalah
  • Koran

Kenapa iklan cetak?

Selain telah terbukti dalam waktu lama, media cetak masih memiliki tingkat konversi yang jauh lebih tinggi.

Dengan media cetak, Anda dapat menjangkau pelanggan dengan cara yang unik. Karena tidak sedikit orang yang melihat iklan di media cetak sebagai sesuatu yang berharga.

Terlebih lagi, Anda juga dapat membangun kepercayaan dan menciptakan kredibilitas melalui iklan cetak. Karena sampai saat ini, iklan cetak masih jauh lebih dapat dipercaya dibandingkan internet yang penuh dengan informasi palsu.

  1. Media Luar Ruangan

Perkembangan internet yang tidak terbendung, bukanlah menjadi hal yang membuat iklan di media luar ruangan terlupakan.

Strategi pemasaran melalui media luar ruangan selalu menjadi strategi pemasaran yang efektif dari waktu ke waktu.

Namun apa itu media luar ruangan?

Berikut beberapa kategori media luar ruangan sebagai media pemasaran:

  • Billboard atau baliho
  • Poster
  • Neon Box
  • Video tron
  • Wall painting

Dalam memanfaatkan media luar ruangan, jangan lupa dengan visibilitas sebagai kunci utama. Karena media ini akan menghubungkan Anda dengan berbagai komunitas dan melibatkan audiens secara langsung.

Jadi, setiap media pemasaran memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Maka dari itu, pilih media yang tepat untuk produk atau jasa Anda sebelum memutuskan menggunakannya.

Kata Kunci Pencarian
jasa pemasaran online,contoh media konvensuonal

Leave a Reply

Your email address will not be published.