Marketing Executive: Pengertian, Tugas, dan Kemampuan yang Harus Dimiliki

Pemasaran menjadi salah satu hal yang sangat diutamakan dalam bisnis, karena dari sinilah penjualan dapat terdongkrak dengan baik. Untuk dapat memastikan kalau pemasaran ini dapat berjalan dengan lancar tentu ada seseorang yang bertanggungjawab, salah satunya marketing executive.

Marketing Executive ini merupakan seseorang yang memiliki tanggung jawab tentang pemasaran suatu produk. Hampir mirip sebenarnya dengan sales, namun tentu ada perbedaan marketing executive dengan sales.

Mengenal Marketing Executive

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya kalau tugas utama dari profesi ini adalah bertanggung jawab tentang proses pemasaran. Dirinya harus mampu memastikan kalau perusahaan dan tim pemasaran mampu untuk melampui target penjualan yang sudah ditetapkan, dan meminimalisir kegagalan.

Tentunya untuk bisa mendapatkan profesi ini, seseorang harus mampu menguasai beberapa hal tidak hanya seputar dunia pemasaran saja, tapi juga komunikasi. Dengan begitu hanya orang-orang tertentu saja yang bisa menjadi seorang eksekutif marketing ini.

Baca Juga : Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Memulai Bisnis

Bagaimana Cara Kerjanya

Setelah mengenal dengan baik apa itu eksekutif marketing, maka sekarang saatnya untuk mengetahui bagaimana cara kerja marketing eksekutif. Sebenarnya cara kerjanya ini seputar pembuatan rencana perdagangan supaya bisa memenuhi target yang sudah dibuat.

Pertama-tama seorang ekskutif marketing harus membuat desain tentang kegiatan pemasaran yang ingin dilakukan. Kemudian menyusun rencana yang sesuai dengan rancangan tersebut, dan kemudian memastikan kalau kegiatan ini bisa melampui target yang sudah dibuat.

Tugas yang Dimiliki 

Lalu apa apa tugas marketing eksekutif ini sebenarnya. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya kalau marketing ini bertanggung jawab untuk pemasaran, namun begitu tentunya tugas dari marketing ini tidak hanya itu saja, masih banyak tugas yang dimiliki diantaranya.

1. Membuat Data Prospek Pelanggan

Pertama adalah mencari pelanggan dengan menentukan target pasar atau pembeli yang kemudian disusun berdasarkan prospek yang dimilikinya. Data konsumen ini bisa didapatkan dari berbagai sumber dari mulai internet, ataupun media lainnya yang memungkinkan.

Salah satu media yang memungkinkan adalah sosial media karena jangkauannya yang lumayan luas dan digunakan oleh berbagai kalangan. Meskipun begitu database dari media sosial ini harus diteliti terlebih dahulu sebelum digunakan, karena tidak semuanya merupakan akun asli.

2. Melakukan Promosi

Seperti yang diketahui kalau tugas utama dari pekerjaan ini adalah melakukan kegiatan pemasaran, dan hal itu tentu tidak akan jauh-jauh dari penawaran. Penawaran ini tentunya seputar kegiatan promosi yang tentunya dibuat semenarik mungkin dengan tujuan untuk menarik lebih banyak calon konsumen.

Promosi ini bisa dilakukan dimana saja, dan sekarang bisa dilakukan dengan cara offline ataupun online. Namun begitu tetap harus diperhatikan bagaimana promosi ini dilakukan, supaya bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan.

Baca Juga : Inilah Bisnis yang Dapat Dirintis Sejak Remaja

3. Membentuk Desain Penawaran

Ketika sudah mendapatkan data prospek konsumen, maka harus ada rencana untuk bisa menjangkau semua yang ada di dalam data tersebut. Sebelum melakukan itu dibutuhkan sebuah rencana yang matang, agar hasilnya bisa sesuai dengan keinginan.

Di dalam rancangan ini ada beberapa hal yang disusun seperti jadwal kapan ingin melakukan penawaran, bagaimana cara melakukan penawaran, dsb. Dengan menyusun jadwal ini maka kemungkinan untuk mendapatkan konsumen tersebut menjadi lebih mudah.

4. Memenuhi Target Penjualan

Tugas marketing executive selanjutnya adalah memenuhi target penjualan yang sebelumnya sudah disusun. Bisa dikatakan ini merupakan tugas yang paling berat karena kalau salah sedikit saja, maka tentu akan membuat penilaian kinerja marketing eksekutif ini menjadi turun.

Jadi orang-orang yang berkutat dalam profesi ini memang harus membuat rencana sebaik mungkin. Karena memang semua tujuan dari rencana yang dilakukan sebelumnya adalah memenuhi target penjualan yang sebelumnya sudah disusun.

5. After Sales Service

Setelah proses penjualan tentu tidak semua konsumen puas dengan produk atau jasa yang sudah didapatkan, oleh karena itu perlu adanya penanganan komplain yang baik. Hal ini bertujuan untuk memastikan pelanggan puas dan merasa diperhatikan.

Sayangnya tidak semua marketing eksekutif memahami hal ini, dan terkesan mengabaikan poin yang satu ini. Padahal kalau after sales ini dilakukan dengan baik, maka konsumen akan merasa diperhatikan dan kemungkinan untuk menjadi pelanggan tetap menjadi lebih besar.

6. Menerima Handle Komplain

Seperti yang disinggung sebelumnya kalau tidak semua konsumen bisa puas dengan produk ataupun jasa yang didapatkannya. Dari hal itu tentu akan timbul komplain dari pelanggan yang harus ditangani dengan baik.

Di sini ternyata terdapat tugas seorang marketing executive untuk dapat menangani komplain yang didapatkan dari pelanggan dengan baik. Jangan sampai komplain tersebut menjatuhkan perusahaan, namun justru menjadi pecut untuk semakin lebih baik sehingga pelanggan merasa lebih didengar dan dihargai.

7. Membuat Strategi Marketing 

Strategi marketing merupakan salah satu hal yang baik untuk dilakukan supaya kegiatan promosi dapat berjalan dengan lancar. Ada baiknya untuk membuat strategi bersama dengan manager marketing dan juga tim.

Tujuannya adalah agar orang-orang yang berada di bawahnya dapat melakukan strategi tersebut dengan lebih baik, dan lebih kompak. Dengan begitu tentu rencana yang dijalankan dapat berhasil dengan lebih maksimal, dan tentu target penjualan yang sebelumnya sudah disusun dapat tercapai.

Baca Juga : Memulai Bisnis Sejak Usia Remaja

8. Mengenali Pesaing

Pesaing itu merupakan hal yang selalu ada di dalam setiap usaha, tinggal bagaimana langkah yang harus diambil untuk menangani hal tersebut. Daripada menjadikannya sebagai musuh, ada baiknya untuk mengenali pesaing yang dimiliki.

Hal ini merupakan tugas dari marketing eksekutif, tujuannya agar bisa mengetahui kelebihan dan kelemahan dari pesaing tersebut. Dengan mengetahuinya maka akan mudah untuk menyusun rencana supaya konsumen bisa lebih memilih perusahaan yang dimiliki.

9. Melakukan Negoisasi

Negoisasi ini penting dan merupakan kualifikasi utama yang harus dimiliki oleh seorang marketing eksekutif. Negoisasi ini merupakan langkah selanjutnya yang harus dilakukan setelah promosi berhasil mencapai ke calon pelanggan yang memiliki prospek tinggi.

Tentunya dalam melakukan negoisasi ini harus dengan kemampuan komunikasi yang luar biasa baik. Karena berkaitan dengan menarik perhatian seseorang, dan tentu tidak semua orang sama jadi harus benar-benari diperhatikan dengan seksama.

Kualifikasi yang Harus Dimiliki 

Untuk menjadi marketing eksekutif ini, tentu tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Ada beberapa kualifikasi yang harus dimiliki, dan itu sebabnya mengapa marketing executive gaji nya tinggi dan tidak sembarangan orang bisa menempati posisi ini.

  • Komunikasi interpersonal merupakan kemampuan utama yang harus dimiliki, karena tugasnya adalah menjangkau konsumen melalui strategi pemasaran yang dibuat,
  • Menulis juga merupakan kemampuan yang harus dimiliki dengan tujuan untuk mampu menulis dan menyusun rencana dengan baik.
  • Berorientasi terhadap detail, jadi orang ini harus lebih teliti dan jangan sampai melakukan kesalahan besar yang membuat perusahaan cacat di mata klien.
  • Cermat dan memiliki kemampuan analisis yang bisa dipakai untuk menentukan target pasar dengan jelas dan juga tepat.
  • Memiliki kreatifitas tinggi dan inovatif untuk bisa menciptakan strategi yang baik dan mudah untuk diterapkan.

Jadi seperti yang sudah dikatakan sebelumnya kalau tidak semua orang bisa menjadi marketing executive. Ada beberapa hal yang harus dimiliki, karena memang tugas dari profesi ini sangatlah sulit jadi tidak bisa sembarangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.