Mengenal Riset Pemasaran, Objek, Fungsi, dan Contohnya yang Ada di Masyarakat

Dalam melakukan sebuah usaha dibutuhkan kegiatan yang mampu mengembangkan usaha tersebut, salah satunya melalui riset pemasaran. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sebenarnya sangat penting untuk dilakukan, namun sayang banyak yang justru melewatkannya.

Bahkan untuk pengusaha pemula tidak mengerti tentang pengertian hal ini, dan kapan riset pemasaran harus dilakukan, sampai fungsi kegiatan ini dilakukan. Karena itu supaya bisa lebih memahami di sini 

Mengenal Riset Pemasaran

Jadi riset pemasaran ini sebenarnya seperti halnya melakukan penelitian dari mulai merumuskan masalah, mengumpulkan data, kemudian menganalisanya, sampai kemudian disusun. Tujuannya ada;ah untuk menentukan bagaimana rencana yang harus dilakukan dalam memasarkan suatu produk.

Kegiatan ini dinilai memiliki tujuan salah satunya adalah menghubungkan antara konsumen, publik dengan pemasar. Karena adanya informasi dalam mengenal peluang ataupun kesempatan dan juga masalah yang ada di pemasaran.

Baca Juga : Membangun Bisnis Online Saat Pandemi untuk Pemula

Tahapan dalam Melakukan Riset Pemasaran

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa kegiatan ini sebenarnya sama dengan penelitian. Karena itu proses riset pemasaran tidak jauh-jauh dari merumuskan suatu masalah, menentukan jenis riset apa yang ingin dilakukan, merancang metode dalam pengumpulan data, dsb.

Perlu dipahami karena riset pemasaran ini serupa dengan kegiatan penelitian, maka semua proses yang dilakukan harus berurutan. Dengan begitu proses hasil yang didapatkan bisa lebih optimal dan sesuai dengan keinginan.

Objek dalam Riset Ini

Kalau sudah mengetahui pengertian, dan juga tahapannya maka sekarang mungkin muncul pertanyaan objek riset pemasaran itu meliputi apa saja? Karena dengan mengetahui siapa objeknya maka proses riset ini dapat dilakukan dengan lebih mudah.

1. Produk 

Dalam hal ini adalah pengusaha harus bisa mengenali produk yang dibuatnya dari mulai kegunaan produk tersebut, rupa dari produknya, dan apa yang menjadi nilai dari produk tersebut. Dengan begitu pengusaha bisa dengan mudah melakukan pemasaran.

2. Harga

Kalau ini berfungsi untuk menjadi tolak ukur kemampuan konsumen dalam membeli suatu produk (daya beli). Jadi di sini pengusaha bisa menentukan berapakah kiranya harga yang bisa menarik banyak konsumen, dan sesuai dengan target pasar yang dimiliki.

3. Promosi

Bisa dikatakan juga sebagai alat pemasaran yang ingin digunakan, kira-kira teknik promosi seperti apa yang ingin digunakan. Setelahnya pengusaha akan melakukan evaluasi apakah teknik dan alat yang digunakan dalam melakukan promosi efektif atau tidak.

4. Pengiriman

Distribusi atau pengiriman bertujuan untuk melihat apakah perusahaan memiliki jalur yang efektif dan tepat dalam mengirimkan barangnya kepada konsumen. Nantinya dari sini pengusaha bisa melakukan pengecekan ulang apakah jalur pengirimannya sudah sesuai atau belum.

5. Konsumen

Terakhir yang menjadi objek dari riset ini adalah konsumen, dan ini merupakan topik yang paling penting. Karena dengan ini pengusaha bisa menganalisis apa saja yang menjadi kebutuhan konsumen dan bagaimana perilaku yang dimiliki oleh konsumennya.

Jenis-Jenis yang Ada di Pasaran

Selain mengetahui objek apa saja yang ada di riset pemasaran, sekarang saatnya untuk mengetahui jenis-jenisnya. Tentunya berbeda jenis, berbeda juga fungsinya karena itu pastikan untuk mengetahui semuanya.

1. Riset Memecahkan Masalah

Pertama adalah untuk mengenali dan mengidentifikasi masalah yang menjadi permasalahan utama dalam melakukan pemasaran. Kalau sudah menemukan masalahnya, maka tidak akan sulit untuk memecahkan masalah tersebut supaya proses pemasaran bisa berjalan lebih lancar.

2. Controlling Research

Sifatnya adalah controlling yang artinya mengawasi dan mengendalikan semua proses bisnis yang dilakukan, termasuk pemasaran. Jadi pengusaha bisa mengawasi sekaligus menjadi pengendali semua proses pemasaran yang terjadi di kalangan konsumen.

3. Planning Research

Tujuannya adalah untuk bisa menyusun rencana dalam kegiatan pemasaran selanjutnya. Tentunya supaya bisa menyusun rencana ini harus memiliki informasi, karena itu tujuannya adalah mendapatkan informasi supaya bisa menyusun rencana tersebut.

Fungsi yang Dimiliki

Tentunya setiap kegiatan yang dilakukan mempunyai fungsi dan tujuannya sendiri, begitu juga dengan kegiatan ini. Adapun fungsi dan tujuan riset pemasaran ini adalah membuat kegiatan pemasaran menjadi lebih baik, dan juga efektif.

1. Evaluasi

Fungsi pertama ini adalah mengevaluasi yang tujuannya adalah melakukan penilaian terhadap program ataupun rencana yang sudah dilakukan sebelumnya. Termasuk juga saat perusahaan ingin melakukan review pada brand positioning dan kemudian dibandingkan dengan produk lainnya yang merupakan pesaing.

2. Prediksi

Bisa dikatakan fungsi ini merupakan yang paling sulit untuk dilakukan, karena banyaknya variabel tidak pasti yang mungkin terlibat. Biasanya kegiatan ini dilakukan untuk menentukan target pasar yang ingin dicapai saat hendak mengeluarkan sebuah brand baru.

3. Mengontrol

Hal yang menjadi fungsi sekaligus manfaat riset pemasaran selanjutnya adalah mengontrol, serta melihat setiap proses bisnis yang sedang berjalan. Jadi fungsi ini akan langsung melihat data aktivitas pemasaran yang sedang berjalan.

4. Understanding

Tentunya pengusaha perlu memahami target konsumen yang dimilikinya, dengan begitu tidak akan sulit untuk memenuhi keinginan konsumennya. Jadikanlah konsumen sebagai masukan untuk proses pemasaran ini dari mulai harapan yang dimiliki konsumen sampai keluhan yang disampaikannya.

Baca Juga : Menjalankan Usaha Kuliner Bisnis Warteg Hingga Sukses

Tips Melakukan Riset Pasar

Supaya kegiatan riset pemasaran ini bisa dilakukan dengan lancar, maka di sini akan diberikan beberapa tips yang bisa dilakukan. Tenang saja semua tips yang disebutkan di sini sangat mudah untuk dilakukan, jadi tidak akan merepotkan sama sekali dan semuanya juga gratis.

1. Memastikan Produk yang Dibuat Bisa Diterima di Pasar

Kalau ingin melakukan kegiatan riset ini, maka hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah produk yang dibuatnya. Pengusaha harus memastikan apakah produk yang ditawarkan bisa diterima di pasar, caranya dengan melihat dan mengevaluasi keinginan konsumen.

2. Menggunakan Kelompok Target yang Rinci

Kalau ingin melakukan riset ini pastikan untuk melakukannya pada target kelompok yang spesifik. Misalkan ingin mengeluarkan hp dengan harga murah, maka lakukan penelitian terhadap pihak-pihak yang kiranya bisa menjadi pembeli potensial dari produk ini.

3. Mengumpulkan Data Demografis Pelanggan

Selanjutnya adalah mengumpulkan data demografis yang sebelumnya sudah didapatkan dari pelanggan terdahulu. Dengan mendapatkan data demografis ini maka bukan hal yang sulit untuk melakukan kegiatan pemasaran dan menjaring konsumen juga dapat dilakukan dengan mudah.

4. Melakukan Segmentasi Pasar

Ada baiknya untuk melakukan segmentasi pasar sebelum kemudian melakukan riset yang mendalam. Karena melalui segmentasi ini, maka target untuk melakukan riset juga lebih mudah. Misalnya saja ingin melakukan riset pemasaran berdasarkan perilaku, maka targetnya bisa lebih spesifik.

5. Membangun Strategi Sosial Media

Sosial media tidak hanya bisa digunakan dalam melakukan kegiatan pemasaran saja, tapi juga bisa untuk melakukan riset pemasaran. Karena dari sosial media pengusaha bisa mengetahui apa yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat, dan apa keinginan masyarakat.

Contoh yang Ada

Beberapa contoh yang ada salah satunya seperti melakukan inovasi terhadap ukuran mie instan yang dijual di pasaran. Dulu mie instan hanya memiliki satu ukuran saja, dan sekarang karena hasil dari kegiatan ini diciptakan mie dengan ukuran lebih besar, dan bahkan ada mie isi 2.Semua hal itu didapatkan melalui kegiatan riset pemasaran yang tepat, dengan begitu mie instan bisa bisa memenuhi kebutuhan pasar. Melihat betapa besar dampak yang diberikan oleh kegiatan ini, maka akan sangat disayangkan apabila kegiatan ini dilewatkan begitu saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.