Komunikasi bisnis menjadi salah satu poin penting yang wajib dipelajari di era sekarang ini. Pasalnya, kemajuan di bidang bisnis menjadikan masyarakat mulai aware dengan cara berkomunikasi yang baik. Hal yang mendorong adanya kesepakatan bisnis antara kedua belah pihak tepatnya adalah unsur-unsur komunikasi bisnis. Unsur ini wajib untuk diketahui, berikut uraian penjelasannya:

1. Narasumber

Narasumber merupakan salah satu dari banyaknya unsur-unsur komunikasi bisnis. Dilihat dari pengertiannya sendiri, narasumber adalah seseorang yang bermaksud memberikan pesan atau informasi kepada orang lain.

Selain disebut dengan narasumber, unsur ini juga kerap disapa komunikator. Berawal dari tujuan komunikasi yang ingin menyampaikan pesan, pengirim pesan pun penting adanya.

2. Penerima Pesan

Kedua ada penerima pesan yang merupakan seseorang yang dikenai pesan atau informasi. Sang penerima memiliki harapan agar dapat memperoleh informasi sejelas-jelasnya agar tidak terjadi kesalahpahaman. Dalam hal bisnis, contoh dari unsur ini adalah sosok client yang menjadi lawan main dalam melakukan transaksi atau sejenisnya.

3. Informasi atau Pesan

Tak kalah penting dari unsur yang sudah disebutkan sebelumnya, informasi atau pesan juga merupakan satu dari unsur-unsur komunikasi bisnis yang krusial. Pasalnya, dalam berkomunikasi bisnis memiliki maksud tertentu dan juga tujuan tertentu pula. Hal inilah yang menjadi pokok atau inti bahasan dari komunikasi antara penerima dan pengirim pesan.

4. Media Komunikasi

Dalam komunikasi bisnis, media juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Utamanya dalam kondisi seperti sekarang yang menuntut perubahan dari percakapan langsung menjadi virtual. Dalam dunia bisnis, hal ini tidak boleh menjadi suatu kendala yang menjadikan komunikasi kurang efektif. Para pebisnis dalam melakukan komunikasi dapat memanfaatkan berbagai media yang ada.

Salah satu contoh media komunikasi yang dapat digunakan selain melalui pidato atau siaran radio, dan komunikasi langsung adalah komunikasi lewat media tertulis. Caranya yaitu dapat melalui majalah, email, koran, blog, dan berbagai pilihan lain yang sekarang ini banyak dijumpai. Fakta yang terlihat jelas adalah penggunaan media sosial sebagai salah satu sarana komunikasi bisnis.

5. Lingkungan

Unsur-unsur komunikasi bisnis yang disebutkan sebelumnya merupakan unsur internal. Apabila berkaitan dengan eksternal, contohnya adalah unsur lingkungan. Bisa jadi lingkungan adalah segala sesuatu yang dapat dilihat secara eksplisit. Sebagai contoh, ada pakaian yang dikenakan, benda-benda yang ada di sekitar seperti kursi, meja, dan lain-lain.

6. Umpan Balik

Selain unsur lingkungan, ada juga unsur lainnya yaitu umpan balik. Hal ini menjadi penting karena berkaitan dengan respon yang diterima setelah terjalin komunikasi bisnis antara pengirim pesan dan penerima. Selain itu juga, berhubungan dengan maksud dari informasi atau pesan yang disampaikan, apakah dapat diterima dengan baik atau malah sebaliknya.

Umpan balik juga biasa disebut dengan kata feedback, dimana penerima pesan dapat meminta klarifikasi atau ungkapan lainnya setelah menerima informasi yang disampaikan. Umpan balik disini dapat berupa penolakan, persetujuan, ataupun saran agar komunikasi bisnis terjalin lebih menarik.

7. Noise

Tak dapat dihindari, unsur berikutnya adalah adanya noise. Adapun noise disini diartikan sebagai gangguan atau kebisingan yang dapat mengakibatkan pesan yang disampaikan memiliki maksud berbeda. Fakta mencengangkan lainnya adalah bisa jadi pesan tersebut tidak tersampaikan ke penerima. Dalam komunikasi bisnis, tentu saja hal ini perlu diperhatikan untuk mengantisipasinya.

Sekian pembahasan tentang uraian unsur-unsur komunikasi bisnis. Ditekankan kembali bahwa mengetahuinya adalah hal yang krusial dan wajib dilakukan. Utamanya untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menjalin kerja sama antar rekan bisnis. Tujuh poin yang sudah disampaikan di atas harus berjalan beriringan satu sama lain agar terjalin komunikasi bisnis yang efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published.